Kamis, September 23News That Matters

AKIBAT PANDEMI, 116 PERUSAHAAN DI TANGSEL PHK RIBUAN KARYAWAN

Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Selatan mengakui keterpurukan dunia usaha di masa Pandemi Covid-19. Sehingga ribuan pekerja dari ratusan perusahaan di Tangsel, terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Kepala Disnaker Tangsel, Sukanta, menyebut tekanan ekonomi di masa Pandemi membuat perusahaan-perusahaan yang bergerak pada sektor jasa dan perdagangan merugi. Industri tersebut, terpaksa mem-PHK para karyawannya.

“2.752 Pekerja, mereka di PHK Dari Maret 2020 sampai sekarang. Itu dari 116 perusahaan yang ada di Tangsel,” terang Kepala Disnaker Tangsel, Sukanta, dikonfirmasi, Rabu (4/8).

Sukanta menjelaskan, untuk tahun 2021 sampai bulan Juli kemarin saja, sebanyak 398 pekerja di PHK. Menurutnya, rata-rata industri yang mengencangkan ikat pinggang dengan jalan PHK bergerak di sektor perdagangan dan jasa.

“Paling banyak terjadi PHK itu, pada bulan Juni 2020. Sekitar 330 pekerja,” ungkapnya.

Sukanta menerangkan, para pelaku usaha dan industri di Tangsel, juga berupaya sekuat tenaga agar tidak melakukan PHK. Mereka berusaha melakukan berbagai cara untuk efisiensi sektor usaha mereka.

“Sekarang perusahaan justru mempertahankan karyawan-karyawan yang ada. Perusahaan berusaha untuk tidak mem PHK,” terang Sukanta.

Namun begitu, ada juga sektor usaha yang menambah sumber daya manusia (SDM) ditengah kondisi Pandemi saat ini.Dia menyebutkan, industri tersebut mengalami peningkatan kinerja di masa ini.

“Ada sebagian perusahaan yang buka lowongan kerja, seperti Patama dia minta 100 orang. Untuk yang lain mempertahankan (pekerja) yang ada saja sudah bagus, tanpa perlu PHK,” terang dia.

#tangselinfo #kitetangsel #tangsel #infobsd #infotangerang #infopamulang #infobintaro #infociputat #infopondokaren #infoserpong #infosetu #infoalsut #ciputat #serpong #serpongutara #ciputattimur #pondokaren #bsd #bintaro #alsut #pamulang #breakingnews #southtangerang #tangerangselatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *